Pagi itu...
Kulihat bayangmu,
Terbaring disinggasanamu
Merekah senyummu, menetapku...
Kala itu...
Lampu kehidupan tlah memanas
Tersengal- sengal nafasmu
Takut, bingung ku menatapmu
Dan...
(huh...) kau hembuskan nafas panjangmu
Nafas terakhir..
Keluar dari hidungmu
Berdiri kaku ku menatapmu
Butir- butir airmata duka,
menetes tak henti- hentinya
Teriakan bibirku..
Memanggilmu, oh bidadariku...
Kini...
Tanah hitam singgasanamu..
Kain putih selimutmu..
Oh bidadariku..
Kan kuucap slalu,
do'a untukmu
(Puisi ini kupersembahkan untuk nenekku tercinta, Mrs. Musti... yang telah merawat dan mewarnai hari- hariku!!! May God give you happiness, there!! Amiin)
Wednesday, April 29, 2009
(Poem Without Title)
Posted by PhYtiE Chan at 12:01 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment