Saturday, May 16, 2009

MISTERI DRACULA

Vlad Tepes III (1431- 1476) atau yang dikenal dengan Count Dracula selama ini hanya dikenal sebagai tokoh fiksi belaka. Tokoh ini berwujud vampir yang selalu haus akan darah manusia. Padahal Dracula merupakan tokoh nyata yang telah melumuri abad pertengahan dengan noda hitam. Dan ksah hidupnya tidak bisa dipisahkan dari Perang Salib.

Ya, sebagai salah satu panglima pasukan Salib, Dracula telah membunuh lebih dari 300.000 umat Islam di Wallachia. Korban- korban tersebut dibunuh dengan cara yang sangat biadab, diluar nalar manusia. Tubuh korban disula (ditusuk) dengan kayu berujung lancip hingga tembus perut atau kepalanya.

Kekejaman Dracula itu dikarenakan kurangnya kasih sayang dari orang tuanya. Setelah ayahnya meninggal, ibunya mengirim Dracula ke Turki. Sejak saat itulah, Dracula tumbuh menjadi remaja pembangkang dan pendendam. Untuk mengisi kekosongan waktunya, Dracula sering menangkap tikus dan burung. Setelah tertangkap, binatang tak berdosa itu ditusuk dengan tombak- tombak kecil. Dia sangat senang melihat binatang itu sekarat.

Di Turki, Dracula belajar kemiliteran pada prajurit- prajurit Turki. Tak begitu lama, ia bisa menguasai seni berperang Turki, malah kemampuannya melebihi prajurit tempatnya belajar. Oleh sebab itu juga, Dracula tumbuh menjadi remaja yang handal dalam memainkan segala jenis senjata. Selain itu, ada satu kelebihan Dracula yang sulit dicari tandingannya, yaitu NALURI MEMBUNUH. Bisa dikatakan, Dracula memang tumbuh menjadi pembunuh berdarah dingin sejak berusia remaja.

Selain menyula, Dracula juga melakukan penyiksaan terhadap korbannya dengan cara mencekik, memotong otot- otot tertentu, memotong hidung dan telinga, membutakan mata (dengan menuangkan timah cair panas atau mencongkelnya), membakar hidup- hidup, memaku kepala, memanggang tubuh korban, dan memangsakan korban pada binatang buas.

Namun setelah pembantaian, penyiksaan, dan pembunuhan yang telah dilakukannya, akhirnya di tepi Danau Snagov pada Desember 1476 M, saat berperang melawan pasukan Turki Ottoman, dracula terbunuh. Sang penyula yang selalu haus akan darah in harus menyerah pada takdir sejarah. Kepalanya dipenggal dan kemudian dibawa ke Konstantinopel. Sedangkan menurut legenda tubuh Dracula dimakamkan di Gereja Snagov.

Dikutip dari buku "DRACULA 'Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib'"

Friday, May 15, 2009

CIRI- CIRI DAJJAL

DAJJAL. Mungkin nama ini tak asing lagi bagi kita. Dajjal dinamakan "Dajjal" karena ia menutp kebenaran dengan kebathilan, atau karena ia menutupi Kekafirannya terhadap orang lain dengan kebohongan. Dajjal mempunyai beberapa ciri- ciri, diantaranya :
1. Dajjal adalah seorang lelaki berpostur pendek, gempal, berambut kribo, dan
berkaki pendek (agak pengkor).
2. Dajjal memiliki mata buta, sebagian ulama mengatakan bahwa yang buta adalah mata
kanannya, namun sebagian mengatakan mata kirinya. Dan pendapat yang benar
adalah cacat kedua- duanya. Diantara kedua matanya terdapat tulisa KA FA RA yang
bisa dibaca setiap mukmin, bahkan yang buta huruf.
3. Dajjal datang dan bersamanya ada gunung roti dan sungai air.
4. Dajjal akan muncul dan mengaku sebagai orang bijak sehingga banyak manusia yang
tertarik untuk mengikutinya.
5. Dajjal akan muncul dan mengaku sebagai nabi.
6. Dajjal akan menggunakan nama Al- Masih.
7. Dajjal akan mengaku sebagai tuhan.
8. Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit.
9. Dajjal akan muncul didampingi dua malaikat di kanan dan kirinya.
10. Dajjal bisa memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh- tumbuhannya.

Demikian ciri- ciri Dajjal. Semoga Allah melindungi kita semua agar dapat terhindar dari Dajjal dan fitnahnya.Amiin

Dikutip dari buku "DAJJAL 'SUDAH' MUNCUL DARI KHURASAN

Sunday, May 10, 2009

Bunga Hatiku

1 minggu tlah kulewati
tanpamu...
Hampa hatiku terasa
Resah pikirkanmu

Namun...
Terima kasih Tuhan,
tlah kabulkan do'aku

DIDIku pulang..
kembali..
Isi kehampaanku
Hilangkan resah hatiku

Bunga hatiku mekar sempurna
Seakan takkan layu,
takkan gugur
Kan kekal abadi
Hingga berhenti nafasku

Indonesia Menangis

2004...
Tahun pahit bangsa ini
Cobaan begitu berat,
lebihi badai dahsyat

Gempa, Tsunami,
melanda Banda
Ombak tenang..
Berubah kejam
Memakan semua yang ada

Tewaskan beribu- ribu nyawa
Hancurkan istana manusia
Permadani hikau pun,
rusak karenanya

Kini...
Hanya bangkai dan reruntuhan,
yang tersisa

Butir- butir air mata duka
menetes tak henti- hentinya

Kehendak Sang Kuasa
tak bisa dicegah
Manusia, laksana sebutir pasir
yang kan terbawa...
Kala angin datang menerpa

Ya Allah...
Engkau Maha Pengasih
Ampuni segala dosa
Biarkan kami songsong mentari,
esok hari

DIDIku Sayang, Ceptlah Pulang

Sejak pertama kau hadir
di hidupku...
Rasa benci hinggap dihatiku
Tak suka padamu..

Namun kini...
Entah mengapa?
saat kau hilang dari hidupku
Rasa rindu..
kurasakan

DIDIku sayang
Dimana engkau??
Maafkan aku..
yang tlah acuhkanmu
tak peduli padamu
Kini kusadar,
Betapa kumenyayangimu
DIDI....

it poem is for my lovely cat, DIDI...
Come Back Plz