Sunday, May 10, 2009

Indonesia Menangis

2004...
Tahun pahit bangsa ini
Cobaan begitu berat,
lebihi badai dahsyat

Gempa, Tsunami,
melanda Banda
Ombak tenang..
Berubah kejam
Memakan semua yang ada

Tewaskan beribu- ribu nyawa
Hancurkan istana manusia
Permadani hikau pun,
rusak karenanya

Kini...
Hanya bangkai dan reruntuhan,
yang tersisa

Butir- butir air mata duka
menetes tak henti- hentinya

Kehendak Sang Kuasa
tak bisa dicegah
Manusia, laksana sebutir pasir
yang kan terbawa...
Kala angin datang menerpa

Ya Allah...
Engkau Maha Pengasih
Ampuni segala dosa
Biarkan kami songsong mentari,
esok hari

0 comments: