2004...
Tahun pahit bangsa ini
Cobaan begitu berat,
lebihi badai dahsyat
Gempa, Tsunami,
melanda Banda
Ombak tenang..
Berubah kejam
Memakan semua yang ada
Tewaskan beribu- ribu nyawa
Hancurkan istana manusia
Permadani hikau pun,
rusak karenanya
Kini...
Hanya bangkai dan reruntuhan,
yang tersisa
Butir- butir air mata duka
menetes tak henti- hentinya
Kehendak Sang Kuasa
tak bisa dicegah
Manusia, laksana sebutir pasir
yang kan terbawa...
Kala angin datang menerpa
Ya Allah...
Engkau Maha Pengasih
Ampuni segala dosa
Biarkan kami songsong mentari,
esok hari
Sunday, May 10, 2009
Indonesia Menangis
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment